Kertas Malam



Tulisan ini bukan hasil referensi yang baik. Referensi yang sudah ada, baru atau lawas yang ada dalam kepalaku. Ini hanya tulisan yang tertuang pada kertas malam. Tak ada maksud memberikan opini, kritik, saran, atau gagasan polos seperti biasanya.

Tulisan ini sebagaimana tulisan lainnya yang ada dalam blog ini, bisa jadi. Sebuah tulisan yang terambil dari lembar harta karunku yang terselip dalam siku sejajar. Oh iya, tidak semua yang menjadi misteri dalam benakku dapat tertuang semua dalam artikel-artikel berantakan dalam blog ini. Gga semua kata patut keluar dari mulut bro.🙂

Kertas malam. Ujarku memberi nama sederhana pada tulisan ini. Nama yang dapat memberikan alasan kenapa saya masih ingin menulis di malam ini. Kertas malam rasanya memang dapat menggambarkan bahwa malam ini sunyi, dan sebagaimana malam yang gelap. Saya berharap gelap akan berubah menjadi terang. Terang untukku, untukkmu, dan untuk semuanya. amiin.

Saat ini pukul 23.09 WIB di Tanjung Senang, Bandar Lampung. Malam minggu, 7 Desember 2013. Satu minggu kemarin menjadi pengalaman pertamaku mengalami sakit ‘tipes’. Benar kata banyak orang, tipes patut jadi penyakit yang perlu dihindari, penyakit itu jangan disepelekan. Ampun, gga mau lagi saya untuk coba sakit itu lagi. Drop stamina, lama pulihnya. Panas badan tinggi, tenggorokan panas, tulang pinggang terasa linu.

Okkelah. Mari mulai hidup sehat. Setelah sembuh dari sakit itu rasanya pikiranku banyak kosongnya. Mudah kosongnya, karena saat sakit memang di kepala terasa pusing hebat dan saat mencoba untuk mengingat catatan-catatan harian rasanya sangat pusing. Jadi, saya terpaksa membuang semua fokus pikiran untuk mengingat catatan. Janjij, target dan sebagainya. Hari ini rasanya seperti hari yang baru. Semua ingatan dalam catatanku, mulai ku tata ulang dari awal.

Penyesalan hadir. hahaha. Satu minggu sakit ternyata banyak hal penting yang terlewat. Banyak peluang yang harusnya bisa saya kejar dan gapai. Tapi, ya gimana lagi. Ikhlas. Rasanya belum ketemu dengan pengembaraan yang saya cari. Belum menjadi rejeki lebih tepatnya. Perjalanan masih dilanjutkan, semoga yang terbaik tetap menanti disana. ADA disana. Amiin.

Bahagia, oh bahagia. Nyatanya dunia ini memang kompleks. Penyesalan hadir, namun bahagia juga hadir dengan menarik lepas tawa dari lemari suaraku. Hahaha.. Ini rejeki. Patut di syukuri. Sepele walau pun. Saya sangat bahagia hari ini saat berjumpa dengan teman-teman di jejaring sosial. Asli, koplak semua hari ini. Jarang saja rasanya bisa sebahagia ini melihat kondisi teman-teman yang ada di jejaring sosial. Dari jejaring sosial yang berwarna biru, merah, tosca, putih, hijau, hahaha.. you have won my day, cak.

Menurutmu bagaimana?

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s