Udara #9 Perjalanan Dilanjutkan


Udara Cover

Selamat pagi dunia.  Lentera masih menyala meski matahari sudah setinggi pohon cemara muda.  Cerah matahari pagi ini tertutup awan lembut yang membuat cahaya seperti pelangi, biasan indah cahaya.  Tentang pagi kali ini, Udara menjadi tahu, tidak semuanya peduli dengan pagi.

Sebagian besar dianggap sama oleh pekerja keras satu ini.  Berbaris rapi, terorganisasi, dan tak terlihat lelah.  Mereka adalah koloni semut.  Semut mengajarkan bahwa usaha tetap berjalan.  Mungkin akan sama seperti semut.  Siang atau malam.  Hujan atau terang.  Panas atau dingin.  Semuanya dianggap sama oleh semut.  Mungkin dalam kisah hidupnya memang tidak terlalu peduli dengan ganjalan di hatinya.  Tak terpikir sedih, senang, khawatir, atau gundah.  Namun, Udara tahu, meski demikian, semut mengerti cinta.  Bahwa daun besar yang ia angkat ke sarang dari jarak yang jauh bukan untuk dirinya sendiri, melainkan untuk kebersamaan.

Udara beranjak tegar kembali.  Mengangkat kepalanya yang menunduk termenung karena memikirkan waktu yang telah ia lewati.  Melepaskan hembusan lega, menarik nafas dan mengambil awalan untuk kembali berlari.  Langkah kecil mulai ia ambil.  Gerak langkahnya semakin rapat.  Udara berlari, melanjutkan perjalanannya, petualanganya, pengembarannya.

Apa pun yang akan ada di depan, saya akan tetap berlari.  Mengikuti alur cerita ini seperti mimpi yang dari awal saya patri“, Udara berlari kencang.

Langit ikut tersenyum dengan semangat Udara.  Awan mengikuti Udara, mengarak langkah-langkah cepat Udara.  Awan terselibat, kuasa lajunya tak mampu mengimbangi Udara.

Udara, tetaplah seperti ini.  Kejar mimpimu, temukan ruang bahagiamu“, Awan bersenda dalam hatinya.

Menurutmu bagaimana?

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s