Sukoharjo 4


Masih burhubungan dengan tulisan blog saya kemarin yaitu tentang Karya Wisata Ilmiah (KWI 2013) di desa Sukoharjo 4, Pringsewu.  Acara ini berlangsung selama 5 hari dari tanggal 30 Januari sampai dengan 3 Februari 2013.

Kesempatan kali ini, saya ingin membagikan sedikit informasi yang saya dapatkan selama di Desa Sukoharjo 4.

Sukoharjo 4

Perjalanan Menuju Sukoharjo 4
Diskripsi perjalanan menuju Sukoharjo 4 dari Bandar Lampung kurang lebih selama 2 jam.  Dari lampu merah pringsewu belok kanan, ikuti terus jalan tersebut…lurus saja sampai melihat daerah persawahaan dengan toko dan plang rambu-rambu perempatan (ya begitulah… haha maaf belum terfoto) kemudian belok kanan dan lurus saja sampai ada plang SMPN 2 Sukoharjo kemudian belok kanan dan lurus saja… sehingga sampailah di Desa Sukoharjo 4.

Tentang Sukoharjo 4  (Buah Pakisan-pakisan)
Desa ini berpenduduk lumayan padat, sudah ada listrik sebagian penerangan warga, usaha berpenghasilan rata-rata sebagai petani, peternak, dan penambang pasir sungai.  Daerah ini merupakan daerah yang berbukit sehingga dapat melihat pemandangan lepas gerbang masuk pringsewu.  Ada yang menarik, disini saya dikenalkan dengan buah yang belum pernah saya cicipi… Warga menamakan buah ini dengan nama Buah Pakis-pakisan.

Buah Pakisan-pakisan ini tumbuh dari tanaman sejenis laos, bentuknya seperti rambutan, posisi buah seperti salak, isi buah ini seperti biji cabe (tetapi manis), kulit pembungkusnya tebal, berwarna merah, dan sedikit berduri keras.

Potret Sukoharjo

poto sukoharjo 4Sukoharjo 4 merupakan desa yang berbatasan dengan Sukoharjo 2 dan Sukoharjo 3 yang dekat dengan desa Podo Sari.  Penduduk disini mayoritas suku Jawa.  Potret Sukoharjo saya anggap sebagai potensi yang dapat dikembangkan dari Sukoharjo.

Saya tertarik dengan buah baru yang ada di Sukoharjo, dimana warga menyebutnya dengan nama buah pakis-pakisan.  Melihat dari tekstur dan rasanya, menurut saya buah ini memiliki daya jual.  Foto buah pakis-pakisan ini ada di gambar teratas… yang bentuknya seperti rambutan.  Di daerah Sukoharjo 4, sobat dapat menemukan banyak buah ini.  Selama disana, saya sampaikan kepada warga dalam obrolan kami, bahwa masyarakat bisa menambah penghasilan keluarga dengan memanfaatkan buah pakis-pakisan semisal menjadikannya es buah atau menjualnya langsung.

Sebenarnya warga tahu akan keberadaan buah ini, namun mereka kurang memanfaatkannya.  Mereka mengganggap ada penghasilan yang lebih menguntungkan yaitu bertani dan menambang pasir.  Iya sih memang benar, penghasilan tersebut memang lebih menguntungkan.  Hanya saja saya berfikir bahwa buah ini punya daya tarik, buktinya… saya tertarik dengan buah ini.  Jadi, tidak ada  salahnya warga berani membuat gagasan baru dengan mengambil kebermanfaatan buah ini untuk menambah penghasilan keluarga.  Semoga sobat yang membaca artikel ini lebih mempunyai gagasan untuk memanfaatkan buah pakis-pakisan ini.  Jika ingin mencoba memanfaatkan buah ini… sobat bisa coba mengunjungi Sukoharjo 4, Pringsewu.

Menurutmu bagaimana?

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s