Arsenal vs Barcelona


Hampir setiap malam mingguku seperti final liga champions tahun 2006.  Final yang mempertemukan antara klub besar inggris yaitu Arsenal dan klub raksasa spanyol yaitu Barcelona.   Namun, kali ini beda.  Arsenal vs Barcelona adalah kiasan antara saya dan kakak kedua saya, kang Sam (Samroni).  Saya pendukung Arsenal dan Kang Sam pendukung Barcelona.  Hampir setiap malam minggu saya habiskan waktu bersama kakak untuk bermain PES 2012.  Efek ini bisa jadi adalah bawaan dari saya kecil (masih sangat anak-anak) dan kakak yang masih remaja saat itu.  Menghabiskan waktu bersama, bermain game… walau jaman dulu game-game virtual tidak seheboh saat ini, dulu cuma ninetendo.  yHah, tidak terasa… walau sudah sedewasa ini, sudah setua itu.. (dia) masih saja tahan melek bersama.. bahkan sampai subuh.

Siapa Kang Sam? simak video berikut…. (video tak bergambar, tak bersuara)

6347_488420951200980_1212947103_nNama Lengkap :  Samroni

Alamat  :  Jl. Sultan Haji Tanjung Senang, Bandar Lampung.

Pendidikan :  2003 – Lulus dari PT. Teknokrat (Teknik Informatika)

Pekerjaan :

– Staff Puskom dan Dosen Sistem Basis Data di Teknokrat

– Pengembang Sistem Pusat Pendidikan Komunikasi SMAN 15 Bandar Lampung

– Programmer di Syif@Computer

Istri : Mellinda Prativie

Anak : Syifa Luthfia Assami

Facebook : /sam.rony

#Senioritas

Kalau sobat punya kakak laki/cowo pasti setuju dengan saya.  Senioritas… haha.  Berbicara tentang senioritas seorang kakak kepada adiknya memang dapat diartikan tindakan semau-mau seorang kakak kepada adiknya.  (Sebaiknya kita buat grup ‘Derita, korban senioritas kakak’) 😛  .  Kalah-menang tidak ada beda lagi.  Begini maksud saya, saat bermain PES 2012.  Sampai pagi hanya dua club yang tanding (Saya : Arsenal Vs Kang Sam : Barcelona).  Kalah-menang tidak ada beda lagi.  Jika saya kalah, maka rambut saya akan diuyek-uyek (diacak-acak :jawa).  Jika kang Sam kalah, mana berani saya uyek-uyek kepala kakak, akibatnya saya lagi yang diuyek-uyek.  Apa-apaan nih? ngga adil… kenapa hukumannya ngga pernah diganti?  PASRAHHHHHHH…..

Pemakan Garam

Menurut saya, Kang Sam adalah orang yang pintar, namun pemalas saat SMA.  Berhati tulus, namun jail.  Berfikir sederhana, namun dewasa.  Mempunyai obsesi, tetapi santai.  Ia adalah pemakan garam.

Kang Sam pemalas saat SMA, melanjut ke pendidikan SMKN 1 Metro jurusan akuntansi.  Sering saya melihat, sering bolos sekolah saat pelajaran bahasa Indonesia, PKn, Agama.  Kalau pulang dari sekolah tidak pernah langsung masuk rumah.  Pasti berhenti diwarung pecel mak Yem, beli gorengan kesukaannya.  Pisang Goreng.  Namun, hasil belajarnya tidak kalah dengan teman-temannya yang lain.

Berhati tulus, namun jail.  Mas Sam adalah guru kedua saya dirumah setelah orangtua.  Beliau yang mengajarkan saya membaca Al Quran dan Huruf Alphabet sebelum saya masuk ke sekolah formal.  Menjadi kakak yang penuh perhatian, menggendong saya ke kamar jika tertidur di depan tv.  Mengajarkan saya pemrograman komputer.  Mengajarkan saya main gitar.  Bermain suling, membuat layang-layang, memperbaiki radio, memperbaiki tape, merkait sirkuit elektronik, memasang lampu, memasang antena sampai manjat genteng, banyak lah… Namun, jangan salah.  Jailnya juga luar biasa.  Tackle kalau main bola, kasih garam kalau saya lagi tidur, sok gak konsen kalau lagi naik motor, jeburin ke sungai kalau lagi di sawah… dll (cerita sedih saya).

Berfikir sederhana, namun dewasa.  Karena beliau lebih banyak pengalaman, sering saya menanyakan hal-hal masa depan kepadanya.  Jawabanya sederhana, tetapi dewasa.  Kalau dibandingkan dengan kakak pertama saya Kang Surya, ya masih tegasan kang Sur.  Kang Sur dan Kang Sam adalah seperti orang kembar (akrab banget, seperti ada rahasia diantara mereka yang tak saya ketahui, ieleh).  Tapi, kang Sur lebih dewasa, segan kalau bicara dengan beliau.  Saya tidak berani terlalu banyak bercanda.

Berobsesi, tapi santai.  Salah satu kutipan dalam diary kang Sam yang pernah saya lirik, tak sengaja. sssttt… rahasia kita/ 😛  “JIKA OBSESI ITU BAIK MAKA PANTAS UNTUK DIPERJUANGKAN”.  Dalam perencanaan, perhitungannya matang.  Saya belum pernah menang main catur dengannya, atau main game strategi seperti Age of Empires.  Iya, strateginya matang, tetapi tidak buru-buru.

Ia adalah pemakan garam.  Kang Sam bukan orang yang berlari tanpa halangan, banyak masa sulit yang beliau alami.  Dulu Kang Sam ngga pernah punya niat kuliah, lebih suka berwirausaha.  Iya, saya akui, beliau memang punya skill dalam berwirausaha.  Atas desakan Kang Sur lah akhirnya Kang Sam melanjutkan studinya.  Benar-benar tidak niat kuliah, sampai-sampai 2x tidak lulus tes SPMB (SNMPTN sekarang).  Saat kuliah juga membantu orangtua, sampai membuka jasa penjualan PC Komputer yang bekerjasama dengan distributor Mifha Komputer dari Bandung.

Sekarang… kesibukkan sudah menjadi hidupnya.  Sulit untuk bermain bersama.  Ya, hanya malam minggu itulah saya lebih sering menghabiskan waktu bersama (kakak) … saat saya menulis artikel ini (pukul 23.49 WIB) beliau masih duduk di kursi kerjanya.  Mengerjakan program pesanan dari toko furnitur.  Sekarang tidak bisa disamakan seperti saat beliau masih bujang (serrrr…), sekarang beliau sudah beristri (seorang pegawai bank Danamon syariah Kedaton, B. Lampung) dan dikaruniai seorang putri cantik jelita.  Dari beliau lah saya sering mendapatkan proyek pemrograman yang bisa menambang isi dompet saya.

Thanks a lot, kang

newMenjadi seorang anak sulung atau minimal anak kedua, pernah… bahkan sering terlintas dipikiran saya.  Alangkah senangnya bisa menjadi mereka, Kang Sur, Kang Sam, Mbak Atik.  (Umur saya selisih 10th dengan mbak Atik, lumayan jauh jika dibandingkan dengan selisih mereka bertiga).  Saya iri karena bisa mendapatkan kedewasaan lebih awal.  Jadi, saya bisa segera membahagiakan orangtua lebih cepat.  Melihat tingkah laku mereka, cara mereka duduk, berdiri, berjalan, berlari, tidur, menyapa orang sekitar, memberi salam, atau hanya sekedar diam…. sering saya amati.  Terimakasih banyak kang, sudah mengajarkanku banyak hal.

Saya ingin seperti kalian.  Saya, bisa jadi adalah kalian, a merge. 3 dalam 1

Iklan

Menurutmu bagaimana?

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s