Alkohol


https://i2.wp.com/www.middleschoolchemistry.com/img/content/multimedia/chapter_5/lesson_1/water_alcohol_boil.jpg Alkohol merupakan senyawa yang memiliki gugus hidroksil (-OH). Alkohol dibagi menjadi alkohol primer, sekunder, dan tersier. Alkohol primer merupakan alkohol memiliki gugus hidroksil pada karbon primer, alkohol sekunder memiliki gugus hidroksil pada  karbon sekunder, dan alkohol tersier memiliki gugus hidroksil pada karbon tersier. Sifat fisik alkohol dipengaruhi oleh keberadaan gugus hidroksil. Gugus hidroksil menyebabkan alkohol memiliki titik didih yang lebih tinggi dari senyawa alkana lain dalam berat yang sama. Hal ini disebabkan oleh kemampuan gugus hidroksil dalam membentuk ikatan hidrogen. Guguss hidroksil juga bersifat hidrofilik karena polaritasnya dan kemampuan untuk membentuk ikatan hidrogen, maka alkohol lebih larut dalam air daripada dalam alkana. (Hornback, Joseph M. 1998)

Menurutmu bagaimana?

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s