Semenjak Aku Mengenalmu


Hati dan pikiran tidak terhubung, seperti sering terjadi arus pendek dalam istilah ilmu listrik. Tidak bisa pergi dengan melepasmu dari pikiranku… Saya ngga galau, tapi Kalut.. Iya, Kalut itu tingkatannya agak diatas sedikit daripada galau.
Belum lama ini saya mengenalmu, awalnya baru perkenalan dan wajar-wajar saja.. Namun, saya sadari bahwa saat dirimu sering menemaniku tertawa, atau sedih… saya juga merasa hal yang sama… terkadang saya memikirkanmu, kamu tiba-tiba saja masuk dalam pikiranku dan sekejap tak sadar, saya memikirkanmu.
Saat mau makan terbayang kamu, mau minum datang kamu, di kampus terfikir kamu… apakah ini dosa? Salah?

Dan aduh, kenapa terulang dua kali saya bisa salah belok saat berkendara dijalan karena terbayang kamu..

Kamu.. kamu… kamu… seperti hantu (lagu Band Pop Indonesia, ada yang tahu siapa yang punya?)
Bahkan sekejap saja saat saya mengetik tulisan ini teringat kamu.
Alangkah hebatnya dirimu mengambil alih duniaku … Namun, saya tahu bahwa kamu juga tahu bahwa saya hanya bisa ikhlas menerima ini. Dan kamu tahu, saya hanya diam… menerima sesakan hati dan pikiran olehmu… Namun, diamku bukan untuk masa depan.. saya akan diam untuk beberapa lama ini saat memikirkanmu… saat waktunya tiba akan saya utarakan bagaimana solusinya kepadamu… SAYA NGGA AKAN MENGGANTUNGKANMU…

Saat tidur saya hanya butuh privacy untuk melepas lelah, namun egoismu tetap mengekangku… saat mata terbuka, seolah memang sudah terpatri… kau langsung muncul dalam pikiranku.

Kamu… kamu… kamu… Oh, kamu Skripsiku.

Iklan

Menurutmu bagaimana?

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s