Saat Kalimat Bernyawa Mendatangiku


Salam kelap-kelip, sobat. Sudah lama, mungkin, saya tidak menambah kata-kata berserakan di halaman yang hanya beberapa pixel ini. Mungkin teman-teman masih ingat tentang kisah mbak Analisa Widyaningrum, yaitu seorang pemudi, cerdas, pejuang masa depan, dan motivator.

Mbak Analisa tidak jarang mendapat kalimat bernyawa yang menjatuhkannya, numun dari situlah ia mampu mencapai impian-impiannya yang segudang. Apa sih kalimat bernyawa menurut definisi kelap-kelip?

Argumen Kelap-kelip.

blameKalimat bernyawa adalah kalimat yang disampaikan oleh seseorang kepada orang lain. Kalimat bernyawa memiliki makna lebih dalam. Kalimat ini menancap di hati dan mudah muncul di fikiran secara tiba-tiba. Kalimat ini bisa saja disampaikan oleh seseorang yang baik maupun jahat, baik sengaja maupun tidak sengaja. Secara langsung maupun tidak langsung, memiliki sifat selayaknya informasi yang menkritik.

Kalimat bernyawa ada yang bersifat mendukung, namun ada juga yang bersifat menjatuhkan. Kalimat bernyawa yang perlu diperhatikan adalah kalimat bernyawa yang sifatnya menjatuhkan, baik menjatuhkan dalam kepribadian, maupun semangat juang. Kalimat bernyawa yang bersifat menjatuhkan atau Kalimat Bernyawa Pesimis, sebut saja KBP.

KBP dapat hadir kapan saja dan dari siapa saja dalam proses kehidupan. Kedatangannya harus diwaspadai, dan jika masih terlarut didalamnya maka harus segera disadari. KBP memang menyayat hati dengan argumen-argumennya yang masuk akal, namun tidak perlu kawatir karena KBP memiliki ciri-ciri sehingga dapat dikenali untuk dihindari dan tidak perlu dipedulikan, bahkan KBP dapat dimanfaatkan sebagai cambuk, dan surplus semangat juang. Ciri-ciri KBP yaitu pernyataannya tidak akan sesuai dengan fakta yang terjadi (dengan catatan bahwa semangat juang jangan turun), memiliki tujuan menjatuhkan semangat juang, dan sering datang saat semangat juang bertambah.

Kiasan berikut bisa menjadi tambahan pengertian untuk KBP. โ€œMakan ati…โ€, adalah efek dari KBP. Ati merupakan makanan yang bergizi. Maka dari itu, dengan memahami KBP akan memberikan gizi yang baik. Gizi yang dimaksudkan disini adalah semangat juang. Cara memahami KBP adalah dengan menyadari kedatangannya dan membuktikkannya dengan semangat juang. Jika itu adalah KBP, maka akan hadir di fikiran secara tiba-tiba, menancap di hati, dan makan ati. Terus jaga semangat juang, dan buktikan bahwa itu adalah KBP.

KBP dalam kehidupanku misalnya. Saat saya mencoba untuk melaksanakan program kerja organisasi dibantu oleh teman-teman seperjuangan. Kemudian, ada orang yang memberikan pernyataan bahwa dana kemahasiswaan sudah habis, dana terlalu besar, agenda bertabrakan dengan kegiatan organisasi lain, acaranya tidak menarik, kegiatannya hanya bersifat organisatoris, atau bahkan kegiatan tidak mungkin terlaksana. Kalimat-kalimat ini mungkin masih umum dalam proses penurunan semangat dan memang tidak bisa langsung diacuhkan begitu saja karena kehidupan ini begitu kompleks, artinya bahwa perlu adanya positif thinking. Bisa jadi pernyataan tersebut adalah nasihat yang baik kepada kita, jadi jangan langsung beranggapan kalimat-kalimat yang sifatnya mengkritik adalah KBP.

Bisa jadi karena terlalu beranggapan KBP menjadikan terlalu obsesi sehingga tertimbunlah sifat tercela yaitu, takabur.

Iklan

Menurutmu bagaimana?

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s