Jamur, bagus untuk memperindah pemandangan di malam hari


Malu bertanya sesat di jalan.  Sebuah kalimat bijak yang mengandung arti bahwa agar kita sukses dalam meraih cita-cita dengan proses yang baik maka janganlah malu bertanya tentang hal-hal yang berurusan dengan proses pencapaian cita-cita kita.

Geser dikit ya meaning-nya, hhe.. (joke) Mas, saya mau bertanya kepada seseorang agar tidak sesat dijalan, tetapi saat mencari orang tersebut saya juga melalui jalan, dan jalannya gelap gulita. Tidak ada penerangan di jalan tersebut.  Saya nabrak tiang listrik(?).  😉
Wadeh, resiko nih.  Saya sudah pernah alami yang seperti ini, saat melalui suatu perkampungan dimana penerangan di jalan tersebut sangatlah kurang.  Saya harus berhati-hati karena hanya  dituntun perasaan (insting liar saya 🙂 ) agar tapak kaki saya tidak mengarah pada suatu benda padat yang akan membentur saya.  Maka dari itu, saya coba berfikir PASTI BAGUS JIKA JAMUR BERCAHAYA KITA GUNAKAN SEBAGAI PEMBATAS/PENERANG JALAN.

Jamur bercahaya merupakan salah satu anugrah Alloh swt di negeri kita ini, dengan berbagai macam jenis dan ciri khas.  Salah satu jamur yang spesial yaitu jamur yang bercahaya pada malam hari. Pembahasan secara biologis tentang miselium dan sebagainya bakalan panjang lebar, namun saya cukupkan pada pemanfaatannya saja.  jamur1

Jamur yang bercahaya pada malam hari sebut saja Jamur Bercahaya merupakan jenis jamur yang unik karena ia dapat berwarna cerah dan terang pada malam hari.  Selayaknya jamur, ia berkembangbiak dengan spora dan habitat yang lembabb.  Pada siang hari intensitas cahaya dari jamur ini masih kalah dengan sinar sumber energi utama (matahari) sehingga cahaya dari jamur tidak bisa terlihat, namun apaabila ditutup dengan medium tertutup dan gelap maka akan terlihat cahaya dari jamur tersebut.

Jalan pada suatu perkampungan sebagian sudah terhiasi oleh lampu-lampu latar jalan, namun sebagian besar dari jalan-jalan yang lain masih terlihat sangat horor 🙂 , gelap, sunyi, black monoton, dan perjalanan akan sangat membosankan pada malam hari.  Jalan-jalan gelap ini lah yang perlu dipoles dengan jamur bercahaya tadi.  Jamur bercahaya dapat kita rawat dan kita tempat kan di tepi-tepi jalan agar jalan-jalan yang gelap ini terasa indah, terang, mewah feat sederhana, ligth monoton 🙂 , dan perjalanan akan sangat mengasyikan pada malam hari.  Jamur bercahaya akan menjadi patokan tepi jalan sehingga setidaknya lumayan lhah untuk berjalan dengan laju lebih cepat dari pada berjalan di tempat gelap.  Jamur ini bisa digunakan sebagai rambu-rambu jalan, wisata malam, dan memeperindah pemandangan di malam hari.

jamurPencahayaan jalan setapak pada suatu gang kecil, jalan perkampungan, atau bahkan tempat landas/markas pesawat terbang pun bisa di dekor indah dengan memanfaatkan pembudidayaan jamur bercahaya di tepi-tepi jalan tersebut.  Pencahayaan dengan menggunkan lampu listrik secara ekonomi sudah terlihat jelas akan lebih mahal dibandingkan dengan pemanfaatan jamur bercahaya.

Jamur bercahaya tepat untuk menghiasi pemandangan malam, namun yang masih perlu dipertimbankan lebih dalam lagi adalah bagaimana cara perawatan jamur yang rentan dengan suhu ekstrim tinggi.  Pertimbangan tentang sporasi yang mudah tersebar ke sebarang tempat dengan perantara udara.  Ada pula efek alergi yang ditimbulkan bau jamur. Itu tadi adalah beberapa hal yang perlu dipertimbangkan untuk kedepannya.  Ya, semoga bisa saya terapkan pada Kuliah Kerja Nyata saya di desa Sumber Marga, Kec. Way Jepara, Lampung Timur, Lampung. 2 Juli 2012 esok. amin.

Iklan

6 responses to “Jamur, bagus untuk memperindah pemandangan di malam hari

    • makasih Ayu dah mampir jauh-jauh dari Bandung, 🙂

      Iya, jika saja kepiting bisa diam, saya pilih kepiting untuk dijadikan penerangan dimalam hari.. hehehe.

      Nti saya mampir tempat Ayu, siapin peuyeum ya Yu.

      Salam juga untuk Aris, ketua beswan 27 bandung kan ya?
      saya Budi, beswan 27 DSO Lampung

  1. Hai semua saya noferdist saya BUKAN beswan 27 Lampung.
    Artikelnya bagus bud,
    kalo pake istilah asing bukan biasanya cetak miring bud.

    • ah, Noferdis adalah teman seperjuangan saya di Matematika FMIPA 09, jika Anda kesulitan dalam masalah Aljabar, Ia ahlinya. Jadi, sebut namanya, Noferdis 3x. hhee… peace

      iya, nof. EYD saya masih remang-remang… trims kritikannya masbro.

    • Terimakasih kak Ikhsan sudah mampir.

      Iya kak. Tidak semua jamur bercahaya. Jika semua jamur bercahaya mungkin efek yang perlu difikirkan adalah apakah panu, kadas, atau kurap menjadi sesuatu yang harus dihilangkan atau malah menjadi pesona diri? 🙂

Menurutmu bagaimana?

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s